
Mengenal Berbagai Penyebab Asma untuk Melakukan Pencegahan
Setelah mengetahui obat
tradisional apa saja yang dapat mengobati asma, ada baiknya jika Anda juga
mengetahui penyebabnya, sehingga dapat menghindarinya dan melakukan pencegahan.
Penyakit asma sendiri adalah sebuah kondisi ketika saluran napas Anda akan mengalami
penyempitan dan bisa terjadi peradangan. Beberapa gejala yang biasanya
dirasakan oleh penderita asma ketika penyakitnya kambuh adalah batuk-batuk,
napas yang berdenging, hingga sulit bernapas.
Penyakit ini tergolong menjadi
salah satu penyakit yang tidak terlalu ekstrim, tetapi juga bisa menimbulkan
dampak yang berbahaya bagi keselamatan Anda. Serangan asma biasanya akan
membuat penderitanya menjadi sesak napas hebat, kulit berwarna kebiruan, bahkan
biasanya jika sudah tidak kuat orang tersebut akan pingsan. Sakit asma sulit
sembuh secara total, karena kadang disebabkan oleh alergi. Dengan obat
tradisional yang paling ampuh maupun dengan pengobatan medis, asma akan sembuh,
tapi jika terpapar oleh hal yang menjadi penyebabnya secara berlebihan, akan kambuh
lagi.
Secara umum asma terbagi menjadi
dua jenis, yaitu asma ekstrinsik dan juga asma intrinsik. Apa perbedaan
keduanya? Pada kasus asma ekstrinsik, biasanya asma akan kambuh karena alergi
atau yang berasal dari luar tubuh. Misalnya saat penderita menghirup deu,
menghirup serbuk, jamur, bulu binatang, asap, bahkan saat menghirup udara
dingin. Jenis asma ekstrinsik ini juga biasanya membuat penderitanya tidak bisa
melakukan aktivitas olahraga yang terlalu berat. Sedangkan jenis asma intrinsik
adalah gejala asma yang biasanya akan muncul ketika orang merasa stres atau
saat kondisi emosionalnya sedang kurang stabil. Bahkan terkadang bisa dipicu
karena infeksi virus.
Penyebab-penyebab asma sebaiknya
Anda ketahui supaya Anda bisa menghindarinya dan menjaga kesehatan tubuh Anda.
Beberapa faktor yang bisa mengakibatkan seseorang terkena asma antara lain
adalah bawaan atau turunan dari orang tua atau dari silsilah keluarga. Penyakit
asma adalah salah satu jenis penyakit turunan, jadi jika keluarga Anda ternyata
punya riwayat penyakit asma, maka ada kemungkinan anak cucunya juga akan
menderita penyakit tersebut. Akan tetapi perlu Anda ketahui bahwa asma bukanlah
jenis penyakit yang menular.
Faktor kedua biasanya berasal
dari faktor lingkungan yang kotor. Jika lingkungan tempat Anda berada setiap
harinya selalu penuh debu atau asap, maka hal tersebut bisa memicu atau
menimbulkan penyakit asma. Bukan hanya di rumah, tetapi kejadian ini justru
bisa terjadi di tempat-tempat umum, di lingkungan yang penuh dengan asap rokok,
asap kendaraan, dan polusi udara lainnya. Maka dari itu, kami menyaranka Anda
untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menjauhkan diri dari berbagai
benda yang bisa memicu asma.
Obat Asma Tradisional Paling Ampuh untuk Menyembuhkan dan
Meredakan
Obat sesak nafas tradisional
dapat digunakan sebagai pilihan pertama untuk asma ringan, sebagai alternatif
pengobatan modern, maupun digunakan bersamaan dengan obat modern untuk
mempercepat pengobatan. Jika ingin menggunakan obat tradisional bersamaan
dengan obat modern, sebaiknya dicoba dalam jumlah sedikit dulu untuk mengetahui
apakah ada efek samping. Berikut ini adalah beberapa contoh obat asma
tradisional paling ampuh yang bisa Anda coba.
Madu
Madu sangat baik untuk
mengencerkan lendir yang menghambat saluran pernafasan, yang kemudian dapat
dikeluarkan. Anda dapat mengonsumsi madu dengan air putih hangat. Jangan dengan
air dingin karena akan memperburuk kondisi pernafasan, dan jangan dengan air
panas, karena akan merusak nutrisi yang dikandung dalam madu. Campurkan 2-3 sdm
madu ke dalam air hangat kemudian dapat diminum.
Supaya semakin ampuh mengobati
asma, dapat ditambahkan 1/4 sdt bubuk kunyit, atau ditambahkan 1/2 sdt bubuk
kayu manis. Jika tidak ada bubuk kunyit, bisa dengan kunyit yang telah dicuci,
lalu dipotong-potong lalu dimasukkan kedalam campuran madu, atau kunyit yang
ditumbuk halus kemudian dicampurkan. Minuman madu ini juga bisa ditambahkan 1
sdt tumbukan bawang putih.
Jahe
Jahe yang terkenal dapat
menghangatkan badan, ternyata juga merupakan salah satu obat asma tradisional
paling ampuh. Jahe dapat membantu mengatasi peradangan, asma sendiri disebabkan
karena ada peradangan pada saluran nafas bawah. Jahe dapat ditambahkan ke dalam
campuran madu, madu + jahe. Madu merupakan kombinasi yang cocok untuk jahe.
Selain rasanya yang nikmat, kombinasi ini akan semakin mempercepat mengatasi
sakit asma Anda. Saat jahe menghentikan bertambahnya lendir dalam saluran
dengan mengatasi peradangannya, madu akan mengencerkan lendir yang ada sehingga
dapat dikeluarkan.
Penggunaan jahe dapat dengan
ditumbuk dulu hingga halus, atau dengan dipotong-potong saja, baru kemudian
dicampurkan ke dalam campuran madu. Jika hanya dipotong-potong, berikan lebih
banyak jahe dibandingkan dengan jika ditumbuk.
Bunga
Kenanga Kering
Harus makan bunga? Tenang saja,
Anda tidak akan memakan bunganya, tetapi Anda diharuskan untuk meminum ramuan
yang terbuat dari bahan dasar bunga kenanga kering. Bunga kenanga dipercaya
bisa menjadi salah satu obat asma alami. Cara membuatnya, sediakan tiga kuntum
bunga kenanga kering, lalu rebus dengan 200 cc air sampai mendidih. Setelah itu
tutup wadahnya rapat-rapat. Barulah setelah airnya agak dingin, minum airnya
sekaligus. Untuk menyembuhkan asma, cobalah minum ramuan herbal ini setiap hari
secara teratur.
Buah
Cermai
Jenis obat asma tradisional
paling ampuh yang keempat adalah dengan mengambil manfaat buah cermai/cerme.
Buah yang rasanya unik ini ternyata juga bisa menjadi salah satu obat asma yang
manjur. Pertama, sediakan 6 biji buah cermai, dua siung bawang merah, ¼ genggam
akar kara, 8 butir buah kelengkeng, dan dua gelas air matang. Cara pembuatan
ramuannya juga tergolong mudah. Cuci buah kelengkengnya sampai bersih, lalu
tumbuk bersama bahan-bahan lain yang sudah Anda siapkan sebelumnya. Kemudian
rebus hasil tumbukannya dengan 2 gelas air sampai tersisa ½ gelas saja.
Minumlah setelah airnya dingin dan disaring.
Demikian artikel tentang
pengobatan asma atau sesak nafas. Semoga bermanfaat.


0 Comments:
Posting Komentar